Nevada Rilis Kembali Pedoman Pembukaan Kasino

Nevada Rilis Kembali Pedoman Pembukaan Kasino

Nevada Rilis Kembali Pedoman Pembukaan Kasino Wilayah Las Vegas masih belum sibuk seperti biasanya. Karena itu, Dewan Pengawas Permainan di Nevada menyusun kembali pedoman yang akan digunakan ketika dibuka kembalinya kasino-kasino di negara tersebut. Adanya persyaratan yang mencakup protokol kesehatan, pembersihan hingga membuat batasan pengunjung sudah disetujui oleh semua kasino-kasino di negara bagian ini. Dan para pengunjung yang ingini bermain pun tidak diizinkan untuk berkerumun di meja permainan. Pada masa dilakukan pembatasan tahap awal ini, rencana kembali dibukanya negara bagian di Necada seperti restoran ataupun bisnis-bisnis ritel diizinkan untuk melakukan kegiatan operasionalnya. Tapi hal ini tidak berlaku untuk industri permainan judi.

Dewan Pengawas Permainan Nevada mengungkapkan jika semua permukaan game harus dibersihkan dengan baik dan diberikan disinfektan sebagai salah satu syarat jika ingin membuka kembali tempat permainannya. Para karyawan yang bekerja pun harus diberikan pelatihan yang memadai tentang bagaimana cara mencegah terjadinya penyebaran virus corona atau penyakit menular sebagai syarat yang harus dipenuhi. Tempat-tempat perjudian di Las Vegas juga harus meningkatkan lagi frekuensi untuk membersihkan permukaan yang biasa disentuh oleh pengunjung misalnya mesin game, toblol lift atau mesin ATM. Dan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini juga, kasino harus mefasilitasi pembatasan jarak sosial misalnya dengan menghilangkan salah satu kursi yang ada di mesin permainan, memberikan alat pembersih tangan di setiap meja kasino dan masih banyak lagi yang lain.

Para tamu atau pengunjung yang datang pun harus dibatasi sampai 50% guna memenuhi pedoman jarak sosial yang memang sudah ditetapkan oleh otoritas kesehatan yang ada di negara tersebut. Jika Anda berada di kasino, jangan berharap dapat melihat banyak orang yang bersenda-gurau di sekitar meja permainan. Karena adanya peraturan yang membuat jumlah orang di meja permainan jadi lebih terbatas pada satu waktu. Terdapat peraturan yang merekomendasikan di setiap meja dadu hanya ada 6 orang, 3 orang di meja blackjack, 4 orang di meja raulette dan meja poker. Jadi untuk pemain yang duduk di meja pun turut dibatasi sehingga tidak ada kerumunan yang membuat virus corona mudah menyebar.

Sejak adanya covid-19 ini, kasino sudah menghentikan segala kegiatan mereka. Karena ada jutaan kasus orang yang terkena virus covid-19 di Amerika Serikat. Las Vegas sendiri menjadi tempat yang sangat menarik sehingga tak jarang orang-orang yang berasal dari berbagai penjuru dunia datang ke tempat ini. Las Vegas sebelum terjadi pandemi ini menjadi kota yang selalu hidup bahkan 24 jam penuh di tiap harinya. Tapi, beberapa bulan yang lalu, kota ini bahkan seperti kota hantu karena tidak ada aktivitas yang dilakukan seperti sebelum terjadinya pandemi virus covid-19 ini.

Karena itu, meski sudah dibuka kembali, namun tempat-tempat kasino harus memberikan fasilitas keamanan dan kenyamanan untuk para pengunjung yang datang. Kasino di negara ini juga harus membuat layar akrilik transparan guna memisahkan pemain dengan sang bandar. Dengan begitu, penyebaran virus mematikan ini bisa segera dicegah. Dan para pengunjung yang datang juga harus menggunakan masker dan kasino juga harus menyediakan masker wajah kepada para pengunjung yang datang untuk bermain. Karena masker wajah menjadi salah satu bagian penting dari penerapan protokol kesehatan. Jika ada pelanggaran yang dilakukan pihak kasino atau pengunjung, maka ada penindakan tegas untuk tindak pelanggaran tersebut.

Blog